Baru saja. Baru saja aku chatting dengan temanku di Palembang. Dan rasanya dia orang yang tepat. Dia membuka mataku. Aku kembali bersemangat. Api diriku yang dulu muncul lagi, dari sisa-sisa asap keputusasaan. Selama ini aku masih duduk di dalam kamar. Tidak keluar dan bergaul. Banyak sekali orang-orang disana yang menunggu orang-orang sepertiku. Bodoh sekali aku membunuh diriku yang dulu. Orang seperti itu satu diantara seribu. Aku membunuh idealisku. Sekarang akan aku bangunkan lagi, untuk melawan semua rintangan kehidupan. Aku tidak mau menjadi orang yang tenggelam, dan hidup seperti zombi. Mulai sekarang, aku adalah Muhammad Mahdy.
Hiraukan tulisanku dibawah. Itu adalah tulisan putus asa. Ambil positifnya. Jangan seperti dia
Kumpulan kata yang terjebak dalam rasa bingung,marah,kecewa,sedih,bahagia yang tak dapat keluar dari lidah yang kelu
Sunday, 27 March 2011
Thursday, 17 March 2011
Dosa Terbesar
rencana hanya rencana
ketika kau tahu tidak ada yang mendukungmu
akulah yang seperti anak kecil ternyata
berlagak menjadi pahlawan disana
seakan tak peduli
meninggalkan semua
ya. dan aku melakukan dosa terbesar
tak ada keluarga dan cinta
apa yang aku butuhkan?
meninggalkan cita-cita
itu tidak membuatku hidup
itu membuatku mati
aku kalah,
atau menemukan jawaban?
kekejaman terus memainkan instrumennya
dan aku tenggelam
semakin gelap
sendiri
dimana kapten kapalku?
dia sudah mati juga mungkin
ketika kau tahu tidak ada yang mendukungmu
akulah yang seperti anak kecil ternyata
berlagak menjadi pahlawan disana
seakan tak peduli
meninggalkan semua
ya. dan aku melakukan dosa terbesar
tak ada keluarga dan cinta
apa yang aku butuhkan?
meninggalkan cita-cita
itu tidak membuatku hidup
itu membuatku mati
aku kalah,
atau menemukan jawaban?
kekejaman terus memainkan instrumennya
dan aku tenggelam
semakin gelap
sendiri

dimana kapten kapalku?
dia sudah mati juga mungkin
Salib Dalam Berlian
Ya Allah
Aku mencintai wanita yang tidak menyembah Mu
Apakah dia tidak menyembah Mu?
Dosa kah aku?
Murka kah Engkau?
Tapi dia membuatku taat kepada Mu
Cintaku tidak bernafsu
Cintaku diselimuti imanku
Mereka saja bisa bersatu
Saling melindungi
Kenapa tidak kami?
Jika Engkau akan memisahkan kami
Buatlah ia membenciku sangat dalam
Agar hatinya tidak hancur
Biarkan aku yang mengingatnya dengan kepingan-kepingan hatiku
Atau ciptakan bidadari yang bisa menyatukan kepingan itu lagi
Hanya bidadari
Aku mencintai wanita yang tidak menyembah Mu
Apakah dia tidak menyembah Mu?
Dosa kah aku?
Murka kah Engkau?

Tapi dia membuatku taat kepada Mu
Cintaku tidak bernafsu
Cintaku diselimuti imanku
Mereka saja bisa bersatu
Saling melindungi
Kenapa tidak kami?
Jika Engkau akan memisahkan kami
Buatlah ia membenciku sangat dalam
Agar hatinya tidak hancur
Biarkan aku yang mengingatnya dengan kepingan-kepingan hatiku
Atau ciptakan bidadari yang bisa menyatukan kepingan itu lagi
Hanya bidadari
Celah Illahi
Oh betapa nikmatnya hidup
Saat kematian menghimpit
Perjalanan ini bukan yg terakhir

Tapi kenanglah
Saat dahimu dicium halusinasi spiritual
Waktu berhenti,
Dan memori berlari
Apa yang akan dilakukan nikmatnya susu yang datang dipagi hari,
Diatas selimut tidur
Sekarang terjebak di celah illahi
Tidak ada apa-apa lagi,
Saat ini
Saat kematian menghimpit
Perjalanan ini bukan yg terakhir

Tapi kenanglah
Saat dahimu dicium halusinasi spiritual
Waktu berhenti,
Dan memori berlari
Apa yang akan dilakukan nikmatnya susu yang datang dipagi hari,
Diatas selimut tidur
Sekarang terjebak di celah illahi
Tidak ada apa-apa lagi,
Saat ini
Wednesday, 16 March 2011
Tunjukkan Caramu
This is their way to fight global warming. Show yours!
Semi-finalist DAAI TV PSA Competition 2008
Tuesday, 8 March 2011
Hari ini

hari ini, roda kereta buah kembali berputar
asap kembali membumbung ke angkasa
air mengalir lagi untuk bunga-bunga yang cantik
kuda-Kuda kembali berlari pulang ke balik bukit
dan langkah semakin cepat meninggalkan hari kemarin
sekarang roda berputar
aku ikhlas jika kau harus pergi atau tinggal di sisi
matahariku menunggu disana
Thursday, 3 March 2011
Nu Green Tea 2009 eps #2
a college student who studying for evening test. When he was waiting for a shelter bus, his two friends were disturbing him. He gets top of the nerve, and drink NU Green Tea, snap his finger, and the two friends suddenly freeze
lokasi : Halte bikun MUI, UI, Depok
Kru : Muhammad Mahdy
Agung Tri Wahyudi
Akbar Prakoso
Ardika Cipta Renjani
Talent : Muhammad Mahdy sebagai Mahasiswa rajin
Agung Tri Wahyudi sebagai Pengganggu 1
Akbar Prakoso sebagai Pengganggu 2
Nu Green Tea Video Contest 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)